Header Ads

header ad

TEGAS! Ini Sanksi DPP Gerindra Untuk Kadernya yang Jualan Sabu di Bali


[lndonesia.org] - Partai Gerindra bersikap tegas kepada kadernya yang kedapatan melawan hukum. Tak terkecuali bagi anggotanya yang merupakan Wakil Ketua DPRD Bali, JGKS alias MJ lantaran diduga memperjualbelikan narkotika jenis sabu di rumahnya.

"Terkait penangkapan Wakil Ketua DPRD Bali yang disebutkan merupakan anggota Gerindra kami akan bersikap tegas dengan melakukan tiga langkah organisasi," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dikutip dari Jawapos, Minggu (5/11).

Adapun tiga langkah organisasi yang dimaksud, pertama, mendukung pihak kepolisian yang menjalankan tugasnya, sekaligus Gerindra menyerahkan sepenuhnya persoalan hukum tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kami berharap yang bersangkutan bisa diproses berdasarkan alat-alat bukti yang ada sesuai dengan hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.

Kedua, Dasco menegaskan bahwa Partai Gerindra tidak mentolerir perilaku anggotanya yang melanggar hukum. Siapapun dia termasuk Wakil Ketua DPRD Bali itu.

Jika terbukti melanggar hukum katanya, akan diberhentikan secara tiga rangkap yaitu sebagai anggota partai, sebagai anggota DPRD dan sebagai pengurus partai.

"Majelis Kehormatan akan mencari informasi ke Bali untuk kemudian memutuskan langkah-langkah teknis berikutnya," tegas dia.

Ketiga, Partai Gerindra secara gamblang tidak akan memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan. "Kami persilakan dia mengurus sendiri masalah hukum yang dia hadapi," sambung anggota Komisi III DPR itu.

Dasco juga menambahkan, Partai Gerindra adalah partai kader, pihaknya tidak pernah takut kehilangan kader yang melakukan pelanggaran  hukum.

"Kepada anggota dan pengurus partai di Bali kami serukan untuk tetap tenang dalam melakukan kerja-kerja organisasi kepartaian. Biarkan persoalan Wakil Ketua DPRD ini diurus oleh aparat penegak hukum," pungkas Dasco.

Diduga jadi tempat jual beli dan pemakai narkoba, rumah megah milik Wakil Ketua DPRD Bali dari Fraksi Gerindra, JGKS alias MJ digerebek polisi, sekitar pukul 11.00, Sabtu (4/11).

Hasilnya, polisi mendapatkan 31 paket sabu serta beberapa barang bukti lainnya di rumah anggota Fraksi Gerindra di Jalan Pulau Batanya nomor 70, Banjar Seblanga, Denpasar.

Tim yang menggerebek terdiri dari Sat Res Narkoba Polresta Denpasar beserta Dit Narkoba Polda Bali serta staf BNN Provinsi. Selain itu, turun juga unit Reskrim dan Identifikasi Polresta Denpasar.

Beberapa barang bukti yang ditemukan dan diamankan pada saat penggeledahan di antaranya satu tas hitam yang di dalamnya terdapat 1 kantung warna hitam berisi tas hitam Thee Best Fagrenses berisi 31 paket sabu dan 3 buah bong yang ditemukan di atas plafon ranjang/tempat tidur.

Ditemukan juga sebuah kotak plastik di dalamnya berisi 1 paket kristal bening diduga sabu, sebuah bong, serta 2 buah KTA (Kartu Tanda Anggota) Partai Gerindra atas nama JGKS ditemukan di atas rak tembok.

Tak hanya barang bukti narkoba, sejumlah senjata api juga ditemukan di sebuah peti kayu diantaranya sebuah Senpi Baretta, 3 buah Soft Gun, 5 buah tabung gas soft gun, satu buah sajam mirip senpi dan satu lagi berbentuk tongkat.

Ada juga sebuah tas berwarna hijau di dalamnya terdapat 5 butir peluru soft gun ditemukan di lantai samping ranjang. Lima kotak peluru senapan angin. Sebuah Pisau Komando serta 3 senjata tajam ditemukan di dalam laci TV. Sedangkan dalam penggeledahan tersebut, MJ diketahui tidak berada di lokasi.[lo/JPC]


loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.