Header Ads

header ad

Tertangkap Basah, Akhirnya Polisi Akui Import Ratusan Senjata


Sebelumnya diberitakan, PT Mustika Duta disebut telah menerima kiriman senjata dan amunisi yang ditujukan untuk Brimob Polri. Senjata api dan amunisi itu tiba di bandara Soekarno Hatta Jumat (28/9) malam.

Tidak lama sekitar pukul 17.00 WIB, Mabes Polri membantah adanya pengiriman senjata dan amunisi yang diperuntukkan bagi Brimob.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, kabar tersebut tidak benar. "Sumbernya enggak jelas dan yang saya dapat ini, " ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (30/9).

Rikwanto mengirimkan gambar dengan tulisan hoax yang menimpanya. Diberitakan sebelumnya, PT Mustika Duta disebut telah melakukan impor senjata dan amunisi untuk Brimob Polri. Senjata api dan amunisi itu tiba di bandara Soekarno Hatta Jumat (28/9) malam.

Padahal kabar yang diklaim oleh Polisi sebagai kabar tak jelas dan hoax tersebut sudah diklarifikasi oleh Republika langsung pada petugas penjaga pintu masuk gudang kargo Bandara Soekarno Hatta.

"Kalau nanya ada senjata apa enggak, di dalam memang ada," kata Wiwid Adi T, petugas tersebut saat ditemui Republika.co.id, Sabtu (30/9).

Dan berdasarkan pantauan republika.co.id di lokasi sekitar kawasan kargo, terlihat beberapa pria berbaju hijau loreng berbaret oranye dan biru di sekitar Kargo Unex. Terlihat juga beberapa mobil seperti ambulance dan mobil elf, keduanya berwarna hijau tua tampak masuk melalui pintu masuk gudang kargo.

Petugas bandara tersebut juga membenarkan bahwa sejak pagi tadi terlihat beberapa kendaraan ramai berlalu-lalang melewati pos penjagaan kargo.

Namun hanya dalam hitungan jam polisi kembali meralat pernyataannya sendiri, yang sebelumnya dikatakan sebagai berita Hoax, akhirnya polisi mengakui bahwa berita tersebut benar, senjata tersebut milik Brimob.

Seperti dilansir oleh CNNIndonesia.com, Polri mengakui adanya impor ratusan senjata berat untuk Korps Brimob Polri. Pengadaannya sudah melalui proses anggaran yang sah. Namun, perijinannya masih diurus kepada TNI.

"Barang yang ada dalam Bandara Soetta yang dinyatakan dimaksud rekan-rekan senjata adalah betul milik Polri dan barang yang sah," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (30/9).

Menurutnya, pengadaan senjata itu sudah melalui prosedur yang sah. Ia juga mengakui masuknya senjata itu membutukan ijin dari TNI.

"Semua sudah sesuai prosedur, mulai dari perencaan, proses lelang dan kemudian pross berikutnya sampai kemudian di-review pengadaan dan pembeliannya oleh pihak ke-4 dan proses masuk ke Indonesia," jelasnya.

Sumber terlampir dibawah

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20170930200439-12-245284/polri-akui-impor-ratusan-senjata-berat/

http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/09/30/ox3a6q384-mabes-polri-bantah-adanya-pengiriman-senjata-untuk-brimob
loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.