Header Ads

header ad

NGERI!!! Viral Video Dua Pria Mau Eksis Foto Malah Tersambar KRL, Satu Tewas


Jakarta - Sebuah video memperlihatkan pria (sebelumnya disebut sebagai bocah -red) yang ingin berfoto di samping rel kereta api. Peristiwa mengerikan pun terjadi. Bukan eksis yang didapat, pria itu malah tersambar kereta yang lewat dan terpental. 

Kejadian itu terekam dalam video yang disebarkan di Facebook. Terlihat seorang pria berdiri di samping rel. Kemudian ada seseorang yang mengambil foto di depan pria tersebut. Melihat kondisi yang gelap, sepertinya insiden itu terjadi pada malam hari. 

Niat eksis pun pupus dan berujung celaka. KRL yang hendak lewat sudah membunyikan klakson sebagai tanda, namun tampaknya tidak dihiraukan oleh mereka. KRL datang dan kedua pria itu pun terpental kencang. 

Begitu pun handphone yang sebelumnya dipegang orang yang tengah mengambil gambar. Terlihat rekaman video masih terus berjalan setelah KRL menyambar pria itu.

"Kedua anak ini berhasil menjadi terkenal dalam sekejap, dan dalam sekejap pun nyawa melayang. Android dalam kondisi selamat," tulis posting-an sejumlah akun di Facebook disertai video mengerikan itu.

Belakangan, Korban yang diketahui bernama Dedi Mulyadi (20) dan Burhanudin (24) tertabrak KRL saat hendak berfoto di pinggir rel. Nasib nahas tak dapat dihindari, Burhanudin meninggal di rumah sakit.

Vice President (VP) Communication PT KCJ Eva Chairunisa menuturkan peristiwa nahas itu terjadi Minggu (8/10/2017) lalu. Lokasi kejadian di perlintasan Tamankota-Pesing. Kedua korban dibawa warga dan petugas ke Rumah Sakit Sumber Waras Grogol, Jakarta Barat.

"Sampai saat ini korban masih dalam penanganan dokter. Info terkini atas nama Burhanudin meninggal dunia di RS. Untuk yang atas nama Dedi mulyadi masih dalam penanganan intensif," kata Eva dalam keterangan tertulis, Jumat (13/10).

Dedi dan Burhanudin berasal dari Dusun Gombong, Pemalang, Jawa Tengah. 

Lebih jauh soal peristiwa itu, Eva mengimbau warga tak beraktivitas di sekitar rel. PT KCJ terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal berdekatan dengan jalur rel.

"Sosialisasi rutin kita lakukan dengan masyarakat yang tinggal berdekatan dengan jalur rel," ujar Eva. 


loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.