Header Ads

header ad

Istri salah seorang terduga Teroris di Riau Hamil 6 Bulan dan miliki 1 Anak yang masih TK


[lndonesia.org] Pekanbaru - Polda Riau dikabarkan menangkap terduga teroris disalah satu rumah Gris yang dikontrak oleh B terduga teroris, Jalan Giam Raya XII No.14 RT 03 RW 15 Prum Pandau Permai Desa pandau Jaya Kec. Siak Hulu Kab. Kampar. Selasa (24/10/2017) sekira pukul 07.15 WIB.

Pelaku diduga teroris yang ditangkap adalah W alias A dan BST alias AI yang mengontrak di Perumahan tersebut diatas.

Hasil wawancara dilapangan, Zainal Arifin (65) Ketua RT 03 RW 15, Alamat giam XII No. 04 menyampaikan tidak tahu ada penangkapan di wilayahnya.

"Info ada teroris saya dapat tadi pagi dari wartawan bernama Hendra yang datang kerumah saya, tapi tidak menjelaskan dari media mana dan meninggalkan nama-nama yang diduga teroris yang sudah ditangkap Polda Riau tadi pagi," ujarnya.

Sementara itu, Pak Alex (50) salah satu Tokoh Masyarakat warga Jalan Giam 11 desa Pandau Jaya juga mengatakan tidak tahu dan tidak ada penangkapan apa lagi diduga teroris.

Ketua RT.04 RW.15 Jl.Giam 13 Desa Pandau Jaya Kab. Kampar, Abdal (50) juga mengatakan tidak ada penangkapan terhadap warganya yg diduga teroris tetapi ada warganya yang mengontrak rumah yang belum melapor kepadanya sebagai RT.

Pada pukul 11.00 WIB, Tim dari Polda datang kerumah B (terduga teroris) Jl. Giam XII RT.03 RW.15  Prum Pandau Permai Desa Pandai Jaya dan menangkap Istri dari salah seorang terduga teroris dan langsung dibawa ke Polda Riau. TKP tepat di depan rumah pak RT yang tadi tim lndonesia.org wawancarai.

Setelah selesai penangkapan yang dilakukan oleh Polda Riau tersebut, kami kembali melanjutkan mewawancarai ketua RT 03, Bapak Zainal Arifin. Beliau mengatakan tidak tahu adanya penangkapan terhadap B dan mengatakan dalam kehidupan sehari-harinya, B orang yang dikenal baik.

"Saya tidak tahu tentang keterlibatan teroris. Ia sering berbaur bila ada kegiatan. Baru satu tahun tinggal di RT 03 dan Istrinya lagi hamil 6 bulan dan punya 1 anak yang masih TK," ujar Pak RT.

Pada Pukul 11.50 WIB, Tim Inavis Polda Riau bersama Densus 88 kembali datang ke TKP untuk melakukan penggeledahan.

Penggeledahan oleh Tim Polda Riau bersama Densus 88 selesai pada pukul 12.30 WIB, dan mereka terlihat membawa barang-barang dari rumah berupa buku-buku, parang dan barang lainnya yang di bungkus kantong plastik berwarna hijau bersama beberapa barang lainnya.

Setelah itu, Tim Polda Riau dan Densus 88 meninggalkan TKP dan membuka police line atau garis Polisi.

Istri dan Anak dari terduga Teroris kemudian dikembalikan oleh pihak Polda Riau ke Rumahnya pada pukul 13.00 WIB.  (lo)
loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.